Gaya

Kesalahan Pola Asuh yang Berdampak Negatif pada Masa Depan Anak

Orang tua harus berhati-hati dalam menerapkan pola asuh anak. Beberapa penelitian menunjukkan pola asuh anak yang kerap dilakukan akan berdampak pada perkembangan anak.

Naluri orang tua dalam pola asuh akan selalu melindungi dan merawat anak. Namun, dalam melakukannya, penting untuk mewaspadai semua kesalahan pengasuhan yang akan berdampak negatif pada masa depan anak. Berikut beberapa kesalahan yang harus dihindari orang tua.

Tidak mengungkapkan rasa sayang kepada anakOrang tua boleh sangat sangat sayang anak tetapi jika tidak mengatakannya secara langsung, maka anak tidak akan tahu. Apa yang diinginkan anak dalam hidup adalah membuat orang tua bangga, bersenang-senang, dan yang paling penting dihargai dan diakui atas usaha mereka. Sebagai orang tua, jika gagal melakukannya, hal itu dapat merusak jiwa anak dan mempengaruhi masa depan. Oleh sebab itu, jangan pernah ragu untuk memberi tahu anak betapa Anda menyayangi dan menghargai keberadaan mereka.

Orang tua kendalikan keputusan dan pilihan hidup Ada kalanya orang tua harus membiarkan anak-anak membuat keputusan penting. Mengontrol setiap aspek kehidupan akan membuat anak merasa dibatasi dan membuat mereka meragukan diri sendiri. Mampu mengambil keputusan juga dapat memberikan kepercayaan diri untuk bertindak.

Memberikan batasan ruang yang cukupOrang tua harus memberi anak ruang yang cukup. Hormati batasan dan jangan melanggar privasi. Ketika anak-anak tumbuh, mereka ingin mendapatkan kendali atas hidup. Orang tua juga perlu memantau tanpa membuat mereka merasa diawasi. Jika tidak memberikan ruang terhadap, anak mungkin tidak mempercayai orang tua atau menjadi curiga sehingga anak akan berbohong. Meskipun ini sifat umum, mereka akan terus bohong sampai dewasa.

Jangan berdebat atau bertengkar dengan pasangan di depan anakJangan pernah berdebat atau bertengkar di depan anak-anak. Ini akan meninggalkan dampak trauma yang bertahan lama, yang dapat membuat mereka meragukan hubungan sendiri di masa depan. Orang tua adalah panutan anak-anak, maka harus memberikan contoh cinta, kepercayaan, dan kesetiaan.

Harapan tinggi pada anakSetiap anak tak sama dan memiliki potensi berbeda. Memiliki harapan yang tinggi hanya akan menekan anak untuk lebih banyak bekerja dan tidak bermain. Mereka juga perlu istirahat dan jika orang tua terus mendorong terlalu banyak, mereka tidak akan memiliki masa kanak-kanak yang dibutuhkan. Ini juga dapat mempengaruhi masa depan anak di kemudian hari.

ANDINI SABRINA | TIMES OF INDIA

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.